Monday, October 18, 2010

ASEM - ASEM WORTEL BUNCIS

Hampir sama dengan oseng wortel buncis yang biasa ada di nasi keranjang berkat oleh-oleh tasyakuran itu..tapi yang ini berkuah. Budhe di Solo pernah bikinin untuk Papaku, kuahnya rada coklat gitu..manis(mungkin karena kecap manis dan gula jawanya) dan banyakan daging sapinya daripada sayur. Kalo yang versi ibu mertua, kuah bening rada pedas... Nah, bikinanku ini pake ayam (karena lagi ga ada daging sapi), trus kuah rada keruh karena bumbunya dihalusin..bukan bumbu iris kayak di rumah mertua. Entah kenapa kemaren semangat banget yang mau nguleg bumbu, jadi pengennya dialusin aja tuh bumbu.. dan jadilah seperti ini :



Bahan :
2 buah wortel ukuran sedang, kupas trus potong korek api tebal
10 buah buncis, potong-potong
100 gram ayam, rebus, sisihkan kaldunya trus dagingnya dipotong-potong sesuai selera
 3 siung bawang putih, boleh diiris, digeprek, or dicincang (kalo aku, dihaluskan)
4 siung bawang merah, iris tipis (punyaku, diuleg halus)
2 buah cabai merah besar, iris serong
2 buah cabai hijau besar, iris serong
2 buah cabai rawit (boleh ditambah or kurangi sesuai selera), iris serong
1 ruas lengkuas, digeprek
2 lembar daun salam
1 sdt asam jawa, or bisa diganti dengan blimbing wuluh (2 or 3 buah, iris-iris)
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
sedikit gula merah serut kalo suka
air secukupnya

Cara :
  1. Panaskan 3 sdm minyak, masukkan bawang putih tumis hingga layu, masukkan bawang merah..aduk hingga harum.
  2. Masukkan seluruh cabai, lengkuas dan salam, tumis hingga bau pedas tak lagi menyengat.
  3. Masukkan garam, gula merah, gula pasir, dan asam jawa. Aduk rata.
  4. Masukkan air kaldu dan ayam. Aduk rata hingga mendidih.
  5. Masukkan wortel, masak hingga setengah lunak. Kemudian masukkan buncis. Aduk-aduk hingga matang.
  6. Angkat dan sajikan.

Oia, ini kutambahin foto penampakan asem-asem yang kubikin pake daging sapi..resepnya sama dengan yang diatas, cuma daging ayamnya diganti daging sapi..



















Psst...
Dulu, mama suka kasih tambahan tempe iris korek api or tahu yang udah digoreng setengah matang.. Biar jadi lebih meriah walo dagingnya sedikit kali ya?? :)

Pepes Ikan Pindang..

Teman baik sayur asem nih,..apalagi kalo sayur asemnya yang versi jawa.. bumbu iris minimalis yang bening.. Jadi dapat pedesnya dari Pepes Ikan pindang ini. Waktu awal pindah ke madiun, bingung karena pepes disini tuh pake parutan kelapa setengah tua gitu (for me, it's bothok pindang ;). Pepes ikan pindang versi julie ini dapat inspirasinya dari Mama..



Bahan :
1 besek (keranjang kecil) ikan pindang (kalo yang besar, biasanya kubersihkan dengan cara kuilangin kepala, isi perut, dan duri-durinya. Trus dibilas air. Jadi yang makan nti lebih gampang)
4 lembar daun salam
1 ikat kecil kemangi kalo suka

Bumbu halus :
1 buah tomat ukuran sedang
2 buah cabe merah besar
1 buah cabe keriting
2 buah cabe rawit (bisa ga pake kalo ga suka pedas)
3 siung bawang putih
2 siung bawang merah
2 buah kemiri yang udah digoreng or disangrai.

Cara :
  1. Tata daun salam di atas daun pisang, bubuhkan bumbu halus sedikit. Kemudian taruh ikan pindang di atasnya.
  2. Lapisi ikan pindang dengan bumbu lagi, beri kemangi. Kemudian bungkus rapi dengan daun pisang.
  3. Kukus hinggga matang.
  4. Angkat dan sajikan..

Psst, kadang pepesnya suka iseng ditambahin sedikit santan.. Enak juga loh, jadi rada berkuah gitu..

Wednesday, October 13, 2010

URAP SAYUR

Resep asli sih dari ibu mertua yang ternyata sama dengan versinya Mama, tapi karena para bunda itu pake ilmu kira-kira (ga pake takaran pas), jadilah yang tertulis disini tuh yang kudapat dari tabloid nyata.. Eh, ternyata plek sama dengan resep para bunda ;)



Bahan :
1 ikat Kacang Panjang, potong-potong
1 ikat Bayam (aku pakai sawi, trus irisan timun biar seger)
1 genggam Taoge, siangi
1/4 Butir kelapa setengah tua, parut memanjang

Bumbu halus :
2 buah cabai merah besar
2 buah cabe rawit (boleh ditambah or dikurangi sesuai selera)
1 ruas kencur
3 lembar daun jeruk purut
1 sdt garam
2 sdm gula merah serut
1 sdt air asam kalo suka




Cara Membuat :
1. Rebus taoge dalam air mendidih sampai dirasa matang, angkat, tiriskan. Lakukan hal yang sama pada sayuran lain secara bergantian (bayam, kacang panjang, dll) hingga matang.
2. Bikin sambel urapnya, bumbu halus dicampur dengan parutan kelapa. Aduk rata, kukus selama 15 menit sampai matang biar lebih awet (gak cepet bau). Angkat dinginkan.
3. Campur sayuran rebus dengan sambal kelapa. Sajikan..

Psst :
Kalo berencana langsung dimakan abis, sambelnya boleh gak dikukus kok..fresh gitu aja. Sambel fresh ini juga bisa jadi campuran Trancam Sayuran (urap sayur, tapi sayurnya mentah semua). Sayuran dalam trancam biasanya tuh kacang panjang, mentimun, taoge, kemangi, dipotong kecil-kecil. Trus ditambah tempe yang dipotong dadu (tempe boleh dikukus atau digoreng). Nah, tempenya diganti suwiran ayam yang udah mateng (misalnya ayam goreng ungkep or ayam bakar) juga tambah nikmat..
Ini nih, penampakan Trancam Sayurannya..





Thursday, October 7, 2010

SAYUR BENING BAYAM

Masakan tersimpel (menurutku).. Biasanya, saat kecil dulu, kalo pas sakit..Mama suka masakin sayur ini. Mungkin karena masaknya cepat jadi praktis, waktu yang ada bisa digunakan untuk merawatku ;p 

    Walaupun gampang banget bikinnya.. Tapi baru setelah menjelang menikah, aku memasak sayur ini untuk pertama kalinya.. Setelah menikah, sempat bingung juga..karena di daerah rumah mertua, orang-orang biasa memasaknya tanpa temu kunci..tapi pake daun kemangi. Pas kost dulu pernah sih, ada temen yang masak sayur bening bayam dicampur kemangi juga...tapi tetap pake temu kunci. Mo beli di warung, ibu penjual bingung karena mereka ga biasa jual temu kunci dengan satuan ons, gram, or kg.. Adanya udah kumpulan empon-empon dibungkus plastik bening, isinya serai, daun jeruk, daun salam, lengkuas, kunyit, kencur, dan jahe..kadang ada temu kuncinya, kadang juga nggak :( Sebagai warga baru, aku belum pernah belanja ke pasar..jadi ga tau juga cari temu kunci dimana... Eh, ternyata di kebun belakang rumah mertua ada banyak tanamannya ^_^ Jadi penuh suka cita begitu tau.. 

Tapi itu dulu, sekarang mah udah bisa ke pasar..belanja sendiri tanpa tutorial ;p Jadi juga udah bisa beli temu kunci sebanyak yang aku mau :D

Sayur bening bayam ini, enak dinikmati  pas udah dingin...berasa segeeeerr banget. Masaknya harus sekali abis, karena ga boleh diangetin.. (aturan memasak bayam).





Bahan :
1 ikat bayam, siangi
1 buah gambas kecil, kupas, potong-potong
1 ikat kecil kemangi (optional sih, kadang aku pake..kadang juga nggak)
Garam dan gula pasir secukupnya
Air secukupnya juga (tergantung banyak kuah yang qta mau ;)

Bumbu :
3 buah bawang merah, iris tipis
1 buah tomat ukuran sedang, iris sesuai selera (aku ga pake karena pas ga ada stock tomat di kulkas)
1 ruas temu kunci, digeprek
Cara :
  1. Didihkan air, masukkan bawang merah, kemudian temu kunci. Biarkan sampai mendidih lagi, baru masukkan garam dan gula.. (aku suka yang rada manis, maklum orang jawa..Jadi gulanya bisa 1 sdm )
  2. Masukkan gambas dan tomat (kalo ada dan mau), rebus sampai gambas rada lunak.
  3. Masukkan bayam, sebentar aja (kalo kelamaan, jadi bubur bayam ;)
  4. Setelah matang, angkat..biarkan uap panas hilang baru sajikan.


..Kadang suka bosen ma sayur bening bayam padahal males masak yang ribet-ribet.. Jadinya, dengan bumbu yang sama tapi diganti isi sayurnya..jadilah sayur bening kayak di bawah ini... Dengan sayuran kacang panjang, taoge, jagung, tomat, dan gambas..warnanya jadi lebih cantik dan menggugah selera..:)



..dimaem bareng ikan goreng dan sambel terasi,..wuiiih, suedep dan sueegeeerr tenan.. :D

Oseng Tempe Kacang Panjang

..Bicara tentang masakan ini, jadi ingat jaman kost di Surabaya.. Anak kuliah yang belajar masak, heboh deh..rame-rame belanja ke pasar karang menjangan, iris bumbu dan sayur sambil ngerumpi. Aku yang juga masih belajar, rada bangga karena bisa ngajarin adik-adik kost resep masakan yang aku kuasai ini.. 
Hari ini, ada sisa sedikit tempe dan kacang panjang..jadilah kumasak oseng sekalian nostalgia.. hehehe..berasa muda belia lagi ;p




Bahan :
1/2 papan tempe, diiris korek api tebal (boleh digoreng dulu setengah kering, boleh juga nggak)
1 ikat kecil kacang panjang, potong-potong serasi

Bumbu :
2 buah cabe merah, iris serong.. (boleh ditambah cabe rawit iris kalo suka pedas)
3 siung bawang putih, digeprek trus dicincang kasar
4 siung bawang merah, diiris tipis
1 ruas ibu jari lengkuas, digeprek
2 lembar daun salam
1 sdm Kecap manis atau saos tiram (kalo suka)
Garam dan gula secukupnya..

Cara :
  1. Panaskan minyak goreng sedikit aja, trus masukin bawang putih, aduk-aduk sampai layu kemudian masukkan bawang goreng. Aduk lagi sampai harum.
  2. Masukkan cabe, lengkuas dan daun salam...aduk sampai harum (tukang masaknya udah ga bersin-bersin lagi ;p )
  3. Beri garam, gula, dan kecap. Aduk, kasih sedikit air biar ga gosong.
  4. Setelah air mendidih, masukkan tempe kemudian aduk rata.
  5. Terakhir masukkan kacang panjang, aduk. Masak hingga kacang lunak (tapi jangan lama-lama, ntar terlalu layu malah vitaminnya hilang)
  6. Angkat dan sajikan.

Friday, September 17, 2010

TUMIS PAKIS

Lamaa banget pengen makan masakan ini, sayangnya..di madiun susah banget dapat pakis. Di pasar ga ada yang jual, ada sih di Carrefour tapi mahal..9ribu'an dapat satu ikat kecil banget (paling cuma isi 7 batang). Padahal di Jember dan Surabaya dulu murah banget, duit 2500 rupiah udah dapet berikat-ikat. Nah, mumpung lebaran mudik ke jember pas musim turun hujan pula..maka disempatkan borong pakis yang lagi musim juga. Tapi karena masih suasana lebaran, jadi belum banyak pedagang di pasar. So, pakisnya juga ga banyak pilihan (biasanya aku cuma mau yang full mlungker alias benar-benar masih muda) Akhirnya, diterima saja pakis yang satu ikatnya isinya campuran yang mlungker dan yang udah mekar. Yaah, daripada ga ada.. Balik ke Madiun, langsung deh dimasak.. Karena bawanya rada banyak, jadi sekalian dibagikan ke ibu mertua dan bulik dari Jombang..
Waah, selanjutnya pengen belajar bikin gulai pakis juga aah.. Tapi nunggu impor pakis dari jember datang lagi ;p




Bahan :
5 ikat kecil Pakis, cuci trus potong serasi
3 siung bawang putih, geprek
4 siung bawang merah, iris tipis
2 buah cabe merah besar, iris serong
2 sdm teri nasi, cuci trus goreng
1 sdm saos tiram
3 sdm minyak goreng
garam, gula pasir, dan air secukupnya

Cara :
1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih sampai harum. Masukkan bawang merah dan cabe, tumis sampai bau harum juga.
2. Tambahkan garam, gula dan sedikit air. Didihkan
3. Masukkan pakis, kemudian teri goreng. Aduk rata
4. Setelah matang, angkat dan sajikan..

Psst, bumbu untuk masak tumis pakis bisa suka-suka kok.. Di rumah mertua biasanya Ibu lebih suka pake bawang putih yang diuleg halus dengan merica, trus tambah garam dan gula. Gitu aja, tapi bikinnya rada berkuah gitu. Iyuk di rumah Mama malah suka nambahin terasi, lengkuas dan daun salam kalo bikin tumis pakis, pake cabe rawit iris juga biar lebih pedas (sayang sakit maag-ku lagi kumat, jadi ga pake cabe rawit deh..T_T )

Sunday, September 5, 2010

CAPCAY..

Seingatku, Capcay termasuk kategori masakan perdana yang aku bisa.. Kalo dulu masih pake bumbu dasar, cuma bawang putih geprek, lada, garam, dan sedikit gula.. Sekarang suka eksperimen ditambahin saos tiram, kecap ikan, minyak wijen, saos raja rasa, juga kadang plus saos tomat juga.. Masaknya dengan api besar, masaknya juga jangan kelamaan... Jadi sayuran matang cepat, tidak terlalu lembek..masih rada kress lebih enak..lebih bagus juga karena vitamin ga banyak yang ilang dalam proses memasak..



Bahan :
1 buah wortel ukuran sedang, kupas, iris tipis serong
1 kuntum kecil bunga kol, potong sesuai kuntum
3 buah baby corn, potong tipis serong
3 helai sawi putih ukuran sedang, potong-potong
3 buah sawi daging (bokchoy), siangi, potong
5 butir bakso sapi kecil
100 gr ayam

Bumbu :
3 siung bawang putih, cincang kasar
1/2 butir bawang bombay, iris melintang
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt minyak wijen
1 sdm saos raja rasa
1 sdm minyak ikan
1 sdm tepung maizena, campur dengan sedikit air, aduk rata
Garam dan gula pasir secukupnya
Minyak goreng untuk menumis (sedikit aja)
Air secukupnya (tergantung banyaknya kuah yang diinginkan)


Cara :
1. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum, masukkan merica, garam, gula, juga semua bumbu lainnya.
2. Masukkan bakso dan ayam, aduk rata (sampai ayam matang). Kemudian masukkan sayurannya berturut-turut dari yang paling keras sampai yang paling mudah lunak (wortel dan baby corn, setelah agak lunak masukkan bunga kol, kemudian terakhir sawi putih dan sawi daging)
3. Beri sedikit air (kalo mau capcay kuah, airnya rada banyak gak papa). Setelah mendidih, masukkan cairan maizena kemudian diaduk sampai mengental.
4. Angkat dan sajikan.

Or, bisa juga dibikin tamie capcay.. Hmm, enak plus kriuk2 gitu jadi seru makannya ;p Mie-nya digoreng kering, kena kuah capcay jadi seger.. Bisa jadi alternatif kalo bikin capcay-nya kebanyakan, gak abis..nah, daripada dibuang sayang..diolah lagi aja jadi tamie capcay..^^

tamie capcay..
 






Bahan :
Cap Cay jadi
Mie basah (bisa mie telur or mie instan yang udah direbus dan ditiriskan)

Cara :
1. Goreng mie sampai kering crunchy gitu..Tiriskan, tata di piring.
2. Siramkan capcay dengan sedikit kuah yang masih panas di atas mie kering. Sajikan..